Apa Keuntungan dan Kerugian Fleksibilitas WaktuKerja Bagi Majikan dan Karyawan

Apa Keuntungan dan Kerugian Fleksibilitas Waktu Kerja Bagi Majikan dan Karyawan – Sejatinya ada keuntungan bagi majikan dan juga karyawan saat majikan mengizinkan karyawannya untuk bekerja dengan jadwal yang fleksibel. Dari mulai kelenturan hari kerja, jam kerja, atau rapat, tapi telah jelas budaya baru, perubahan baru mentisakan tantangan juga untuk majikan dan karyawan. Mari pelajari lebih jauh keuntungan bagi pengusaha yang dalam hal ini jadi majikannya, dan para professional yang dalam hal ini karyawan nya, untuk memilih apa meneruskan atau menghentikan waktu kerja yang fleksibel.

Alasan mengapa mesti fleksibel. Waktu kerja fleksibel membuat karyawan merasakan sejumlah kebebasan, perasaan agar tidak terikat oleh jadwal rutin yang membuat kepala mereka pusing. Misalkan, kemacetan, ketinggalan sarapan, atau baru tiba langsung bertemu dengan dokumen, semenatra ada gangguan keluarga di rumah, kewajiban pribadi, dan tanggung jawab dengan keluarga. Jika jadwal karyawan lebih fleksibel, dia bisa ada di kantor, mengantar istri cek bidan, mengambil laundry, dia ada di mana-mana di hari itu.

Konfigurasi kerja yang lentur ini memungkinkan karyawan untuk bekerja ketika mereka paling fokus-fokusnya, lalu mengejar ke titik berhasil, merasa fresh, dan bahagia bekerja. Banyak manajer merasa bahwa pterodactyl yang hanya mengincar makanan di siang hari adalah pekerja keras, sementara burung hantu adalah pemalas. Tidak ada bukti bahwa waktu kerja jadi masalah produktifitas karena – itu hanya budaya.

Karyawan juga menghemat uang dengan mengurangi konsumsi waktu perjalanan dan biaya petralite. Di beberapa daerah, karyawan yang mesti berjalan lebih dari satu jam setiap jalan bukanlah hal yang mesti dianggap biasa, dia sudah kehilangan 1 jam waktu produktifnya. Jika karyawan ini diizinkan untuk bekerja dari rumah, artinya dia sudah menghemat dua jam waktu, pulang pergi.

Dari sisi pemberdayaan Karyawan, atau kontrol pada pekerjaan. Karyawan dengan waktu kerja lentur akan mendapatkan rasa dan kontrol pribadi pada dirinya sendiri terkait apa yang ingin dia keluarkan sebagai professional. Salah satu alasan orang suka bekerja untuk diri mereka sendiri adalah masalah kontrol. Dengan mengizinkan karyawan judi online menentukan jadwal dan lingkungan kerja mereka sendiri, manajer telah memumpuk semangat kerja mereka — yang lebih baik bagi karyawan.

Tapi tidak selalu demikian, ada keuntungan kerugian silahkan dinilai.

Keuntungan atas karyawan
1. Fleksibilitas untuk lebih memenuhi kebutuhan keluarga dan pribadi
2. Mengurangi waktu perjalanan dan biaya bensin
3. Lebih mengontrol jadwal waktu dan lingkungan kerja
4. Dapat bekerja pada jam-jam yang paling sesuai dengan siklus energi

Keuntungan pada majikan
1. Meningkatkan moral karyawan
2. Mengurangi keterlambatan dan ketidakhadiran
3. Mengurangi karyawan kutu loncat yang tidak bahagia
4. Meningkatkan citra perusahaan sebagai tempat kerja yang ramah keluarga
5. Hemat pemakaian listrik, air, dan peralatan kantor

Kerugian Bagi Karyawan

1. Sulit kerjasama efektif dengan staf lainnya terkait penandatanganan dokumen langsung
2. Bekerja dari rumah dapat diganggu konsentrasinya oleh keluarga
3. Tidak ada garis pemisah yang jelas antara rumah dan kantor

Kerugian bagi majikan

1. Ada tipe karyawan yang tidak bekerja secara efisien tanpa pengawasan
2. Ada kline yang membutuhkan perhatian dan kehadiran terjadwal, sementara di desk tidak ada yang bisa diandalkan
3. Perasaan tidak adil ketika hanya karyawan tertentu yang bisa kerja jarak jauh. Beberapa front desk bisa mengeluhkan nasibnya.

Pilihannya kembali kepada kesepakatan antara Majikan dengan karyawan sendiri.

[wpspw_post show_full_content=”true”]